Latar Belakang

Pondok Pesantren Salafiyyah Al Muhsin (P.P.S. AL MUHSIN) berdiri pada tanggal 1 Mei 1993 yang berlokasi di Jalan Masjid 112, Nglaren, Condong Catur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Pendiri Pondok Pesantren Al-Muhsin adalah KH. Abdullah bin K. Abu Muslim dengan istri bernama Zumriyah binti KH. Muhsin. Nama pondok pesantren ini diambil dari nama ayah mertua dari KH. Abdullah yaitu KH. Muhsin. Pada hari ahad tanggal 11 April 2004, KH. Abdullah telah beulang ke rahmatullah pada usia 89 tahun. Sepeninggal KH. Abdullah dari tahun 2004 hingga sekarang Pondok Pesantren Al-Muhsin dipimpin oleh K. Nasrul Hadi yang merupakan putra ketiga dari KH. Abdullah.

Pondok Pesantren Al-Muhsin memiliki keunikan tersendiri yaitu pesantren yang berciri salafiyah dengan kajian khas kitab kuning, namun kegiatan sehari-harinya beradaptasi dengan kegiatan modern. Hal ini di karenakan mayoritas santri putra dan santri putrinya berasal dari kalangan mahasiswa. Hal ini menjadikan kegiatan santri di Pondok Pesantren AL MUHSIN di siang hari adalah kuliah dan pada malam harinya baru mengikuti kegiatan pondok pesantren. Sebagaimana lazimnya pondok pesantren, di pondok ini juga diajarkan beberapa kitab kuning yang di pelajari antara lain kitab fiqih, akhlak, akidah, tauhid, munakahat dan lain-lain. Proses pembelajaran pada pondok pesantren ini dengan model madrasah diniyah dan mengkaji langsung bersama dengan pengasuh.